Artikel

Hari Bumi: TNI Ajak Warga Bersih Pantai dan Tanam Mangrove Bareng

17 September 2026 Surabaya, Jawa Timur 4 views

Di Hari Bumi tahun ini, TNI AL bersama warga Surabaya melakukan aksi bersih pantai dan tanam 1.000 bibit mangrove di Pantai Kenjeran. Gerakan #PrajuritPesisir ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tapi juga memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat. Aksi ini penting untuk menjaga ekosistem pesisir dan menginspirasi generasi muda peduli lingkungan.

Hari Bumi: TNI Ajak Warga Bersih Pantai dan Tanam Mangrove Bareng

Hari Bumi tahun ini beda banget rasanya buat warga Surabaya. Kalau biasanya kita cuma lihat orang posting foto dengan filter hijau di media sosial, kali ini mereka bener-bener turun tangan—literally tangan basah kena air laut dan lumpur! Di Pantai Kenjeran, suasana pagi itu berubah jadi hidup. Bukan cuma nelayan dan pedagang yang sibuk, tapi ada rombongan personel TNI AL dan anak-anak muda kota yang kompak pakai sarung tangan, bawa kantung sampah, dan bibit mangrove. Mereka semua bergerak bareng-bareng, bersih-bersih pantai sekaligus nanam 1.000 bibit mangrove. Keren banget, kan?

Aksi Nyata yang Bikin Lingkungan Sehat

Jadi, apa sih yang sebenarnya terjadi? Peringatan Hari Bumi tahun ini punya cerita yang beda. TNI AL, yang biasanya identik dengan tugas jaga perairan, kali ini justru melebur dengan komunitas anak muda Surabaya. Nggak cuma datang, foto, lalu pulang—mereka bikin gerakan bernama #PrajuritPesisir. Ide-nya sederhana: kalau kita mau lingkungan tetap sehat, kita harus mulai bergerak dari sekarang. Hasilnya? Pantai Kenjeran yang tadinya penuh sampah plastik sisa wisata, berubah jadi lebih rapi dan bersih. Lebih dari itu, 1.000 bibit mangrove yang ditanam bakal jadi benteng alami pesisir. Ini penting banget buat kita yang suka main ke pantai atau wisata air. Soalnya, mangrove itu bukan cuma tanaman biasa—dia penahan abrasi dan rumah bagi biota laut kecil yang bikin ekosistem laut sehat.

Yang bikin makin seru, aksi ini juga ngajak wisatawan dan pengunjung Pantai Kenjeran buat ikut serta. Jadi, kalau lagi liburan ke sana, bisa langsung join aja. Nggak perlu skill khusus, cukup niat dan mau kotor-kotoran demi Bumi yang lebih baik. Kehadiran TNI AL yang turun langsung juga jadi daya tarik tersendiri. Banyak anak muda jadi makin sadar kalau isu lingkungan itu tanggung jawab semua—bukan cuma aktivis atau lembaga tertentu. Kalau tentara aja peduli, masa kita enggak?

Dampak Nyata buat Masyarakat dan Bumi

Ngomongin dampaknya, aksi sederhana kayak gini punya efek domino yang panjang. Pertama, lingkungan sekitar pesisir jadi lebih bersih, yang otomatis bikin kualitas air laut dan kehidupan biota laut terjaga. Buat warga sekitar yang hidupnya dari hasil laut, ini artinya sumber penghidupan mereka tetap berkelanjutan. Kedua, kehadiran mangrove yang baru ditanam bakal bantu kurangi risiko banjir rob dan erosi pantai. Memang, buat kita yang tinggal di kota, dampaknya nggak langsung kerasa. Tapi ingat, kesehatan Bumi itu berantai. Laut yang bersih bikin kita makin nyaman saat liburan—nggak perlu jijik lihat sampah atau khawatir mikroplastik mencemari makanan laut favorit kita.

Nggak cuma itu, gerakan #PrajuritPesisir ini juga bikin hubungan antara TNI dan masyarakat makin dekat. Mereka nggak cuma hadir saat bencana atau konflik, tapi juga jadi sahabat lingkungan yang keren. Buat anak muda Surabaya dan sekitarnya, ini jadi ajang buat belajar peduli sambil bersosialisasi. Apalagi, kegiatan tanam mangrove ini jadi pengingat kalau aksi kecil seperti bersih pantai bisa berdampak besar buat masa depan. Jadi, nggak ada salahnya kita mulai dari hal sederhana—misalnya, bawa kantong sendiri saat ke pantai atau ikut komunitas peduli lingkungan. Karena menjaga Bumi itu tanggung jawab kita semua, dan setiap langkah kecil berarti.

Entitas yang disebut

Organisasi: TNI AL

Lokasi: Surabaya, Pantai Kenjeran